OTP Selenggarakan Training Pneumatic teusian 06/07/2026

OTP Selenggarakan Training Pneumatic

Pada artikel sebelumnya, kita telah berkenalan dengan OTP (Oejung Tanduk Promosi), sebuah wadah bagi mahasiswa Teknik Elektro Universitas Surabaya (Ubaya) untuk mengembangkan soft skill sekaligus memperkenalkan dunia Teknik Elektro kepada siswa-siswi SMA maupun SMK. Salah satu kegiatan yang rutin diselenggarakan melalui OTP adalah pelatihan. Pada Jumat, 22 Mei lalu, OTP Selenggarakan Training Pneumatic bagi siswa-siswi SMKN 3 di Laboratorium Teknik Elektro Ubaya, yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB.

Sejak pukul 07.30 WIB, suasana Laboratorium TC 3.2A sudah mulai dipenuhi aktivitas. Joyce Aurora dan Anastasia Aurellia, kedua trainer OTP dari Peminatan Intelligent Robotics angkatan 2025, tampak mempersiapkan modul, peralatan, dan materi pelatihan. Tepat pukul 08.00 WIB, rombongan siswa-siswi SMKN 3 mulai berdatangan bersama guru pendamping yang ternyata merupakan alumni Teknik Elektro Ubaya.

OTP Selenggarakan Training Pneumatic untuk siswa-siswi SMKN 3 di Laboratorium Teknik Elektro Ubaya

Antusiasme peserta sudah terlihat sejak awal kegiatan. Hampir seluruh siswa telah menyiapkan laptop masing-masing, bahkan sebagian telah mengunduh aplikasi FluidSIM yang akan digunakan selama sesi praktik.

Kegiatan diawali dengan pengenalan singkat mengenai Teknik Elektro Ubaya. Joyce memperkenalkan fasilitas laboratorium, kegiatan kemahasiswaan, program Fast Track 3+2 menuju Taiwan, serta berbagai inovasi hasil karya dosen dan mahasiswa, seperti TEUSAV dan beberapa alat penelitian yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui sesi ini, peserta memperoleh gambaran mengenai berbagai peluang dan inovasi yang dimiliki Teknik Elektro Ubaya. Salah satu kegiatan yang tak kalah menarik dari Teknik Elektro adalah E2G, atau “Electrical Engineering Gathering”, sebuah kegiatan yang diadakan setiap tahunnya untuk mempererat tali persaudaraan mahasiswa antar angkatan.

“Kalau nanti bergabung di Teknik Elektro Ubaya, kalian juga akan merasakan serunya berbagai kegiatan seperti ini,” ujar Joyce kepada para peserta.

Setelah sesi pengenalan, peserta diajak mengikuti lab tour bersama Laboran Teknik Elektro, Mbak Theresia Septiriana. Kunjungan dimulai dari Laboratorium Elektronika Dasar sebelum dilanjutkan menuju beberapa laboratorium lain di Gedung TB dan TC. Suasana berlangsung santai dan interaktif. Mbak Theresia beberapa kali mengajak peserta berdiskusi mengenai fungsi alat-alat praktikum, bahkan sesekali melontarkan candaan yang membuat suasana semakin akrab. “Bu, nanti yang belum bisa jawab ditandai ya. Berarti waktu di kelas kurang memperhatikan,” ujarnya Mbak There. Lab tour kemudian berakhir di Laboratorium TB.

Peserta bersama mahasiswa Teknik Elektro Ubaya melihat peralatan laboratorium saat lab tour

Memasuki sesi utama, peserta mulai mempelajari dasar-dasar pneumatic, yaitu sistem yang memanfaatkan udara bertekanan sebagai sumber tenaga untuk menghasilkan gerakan mekanis. Teknologi ini banyak digunakan pada mesin-mesin industri karena lebih bersih, aman, mudah dirawat, serta mampu menghasilkan gerakan yang cepat dan berulang.

Peserta menyimak materi pelatihan di laboratorium dengan layar proyektor di bagian depan ruangan

Sebelum digunakan, udara bertekanan dari air compressor harus melewati unit Filter, Regulator, Lubricator (FRL). Filter berfungsi menyaring kotoran dan uap air, regulator mengatur besar tekanan udara agar sesuai kebutuhan, sedangkan lubricator memberikan pelumas agar komponen pneumatik tetap bekerja dengan baik. Ketiga komponen tersebut berperan penting agar sistem dapat bekerja secara optimal.

Penjelasan materi kemudian dilanjutkan oleh Alim Nova, mahasiswa angkatan 2022. Agar peserta lebih mudah memahami materi, Alim memperlihatkan secara langsung berbagai komponen pneumatic sehingga peserta dapat mengamati bentuk, fungsi, dan cara kerjanya.

Salah satu materi yang mendapat perhatian khusus adalah directional control valve, terutama katup 3/2 dan 5/2. Katup 3/2 umumnya digunakan untuk mengendalikan single acting cylinder, yaitu silinder yang bergerak menggunakan tekanan udara ke satu arah dan kembali dengan bantuan pegas. Sementara itu, pada pelatihan ini peserta lebih banyak menggunakan katup 5/2 yang dipasangkan dengan double acting cylinder. Berbeda dengan single acting cylinder, silinder jenis ini memanfaatkan tekanan udara untuk bergerak maju maupun mundur sehingga memberikan kontrol gerakan yang lebih presisi dan banyak diterapkan pada sistem otomasi industri.

Setelah memahami teori, peserta dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama tetap berada di Laboratorium TC 3.2A untuk mempelajari simulasi menggunakan FluidSIM. Melalui aplikasi tersebut, peserta belajar menyusun rangkaian pneumatic secara virtual dan memahami logika kerja setiap komponen sebelum merakitnya secara langsung.

OTP Selenggarakan Training Pneumatic: peserta menyusun rangkaian pneumatic secara virtual di FluidSIM

Sementara itu, kelompok kedua menuju Laboratorium PLC TC 3.4A untuk melakukan praktikum menggunakan peralatan pneumatic yang sebenarnya. Pada sesi ini, Joyce dan Anastasia didampingi oleh Christabel Adena, Felicia Hartono, serta Michael Ong, mahasiswa angkatan 2023. Para peserta mencoba menyusun rangkaian hingga double acting cylinder dapat bergerak maju dan mundur sesuai rangkaian yang telah dibuat.

OTP Selenggarakan Training Pneumatic: mahasiswa trainer membimbing peserta merangkai komponen pneumatic

Setelah istirahat, salat, dan makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan sesi evaluasi. Christabel memberikan kesempatan kepada salah satu peserta untuk maju ke depan dan menjelaskan kembali materi yang telah dipelajari. Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang berani tampil memperoleh hadiah berupa e-money.

Pelatihan ditutup pada pukul 13.00 WIB dengan sesi foto bersama antara peserta, guru pendamping, dan trainer mahasiswa Teknik Elektro. Melalui kegiatan OTP Selenggarakan Training Pneumatic ini, siswa-siswi SMKN 3 tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai dasar-dasar pneumatic, tetapi juga merasakan pengalaman belajar langsung di laboratorium Teknik Elektro Ubaya. Semoga pengalaman ini menjadi bekal sekaligus inspirasi untuk terus mengeksplorasi dunia elektro. Sampai bertemu pada kegiatan OTP berikutnya!

%d bloggers like this: