Berita Archives | Teknik Elektro Universitas Surabaya https://te.ubaya.ac.id/category/berita/ Kuliah Teknik Elektro di Surabaya Wed, 18 Mar 2026 03:44:41 +0000 en-US hourly 1 https://i0.wp.com/te.ubaya.ac.id/storage/sites/36/2019/11/cropped-Logo-Elektro-e1683533407191.png?fit=32%2C32&ssl=1 Berita Archives | Teknik Elektro Universitas Surabaya https://te.ubaya.ac.id/category/berita/ 32 32 218891506 Raga Sehat Otak Encer https://te.ubaya.ac.id/raga-sehat-otak-encer/ Sun, 18 Jan 2026 03:27:54 +0000 https://te.ubaya.ac.id/?p=78535 Percaya tidak percaya, ketika raga sehat, otak menjadi encer. Marvell Nicholla, mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2025, telah menunjukkan bagaimana olahraga dapat membantu menjaga performa fisik dan mental agar proses belajar tetap optimal. Selain aktif di lingkungan perkuliahan, Marvell selalu mengikuti latihan rutin sebagai atlet. Sekilas, mungkin terlihat tidak ada istimewanya.  Jangan salah. Banyak orang bisa […]

The post Raga Sehat Otak Encer appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
Percaya tidak percaya, ketika raga sehat, otak menjadi encer. Marvell Nicholla, mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2025, telah menunjukkan bagaimana olahraga dapat membantu menjaga performa fisik dan mental agar proses belajar tetap optimal. Selain aktif di lingkungan perkuliahan, Marvell selalu mengikuti latihan rutin sebagai atlet. Sekilas, mungkin terlihat tidak ada istimewanya.  Jangan salah. Banyak orang bisa berlatih, tetapi sangat sedikit yang bisa konsisten bertahun-tahun sambil kuliah dan tetap membuahkan prestasi. Meski memiliki banyak kesibukan, Marvell selalu bisa membagi waktu dengan baik lho! Bahkan, nilainya terbilang baik di kalangan teman-teman seangkatannya. Selain itu, Marvell bisa mematahkan perkataan orang: “Jangan jadi atlet, nanti nilainya keteteran!” Meski atlet jarang ditemukan di kalangan Teknik, kami Teknik Elektro punya Marvell. Ngeri kann.  Bagaimana perjuangan si bocah “Avengers” ini? Artikel Raga Sehat Otak Encer akan mengulasnya.

Raga Sehat Otak Encer

Kisahnya diawali ketika Marvell masih SD. “Awalnya saya ikut kegiatan kejuaraan karena keinginan orang tua supaya saya berolahraga,” ujarnya. Awalnya, Marvell hanya mengikuti olahraga wushu. Namun, seiring berjalannya waktu, Marvell mulai mengikuti berbagai olahraga lain seperti kung fu tradisional, karate dan kickboxing. Berkat nasihat instruktur wushu-nya, Marvell menjadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk meraih prestasi. Salut dehSiapa sangka, yang awalnya sekadar ingin sehat menjadi prestasi, kan! Terdapat konsekuensi dari bertambahnya cabang olahraga yang diikuti, yaitu jadwal latihan rutin pun harus bertambah. Bahkan, SMA Marvell harus mengikuti latihan dari hari Selasa hingga Minggu. Yup, kalian tidak salah baca. Marvell hanya bisa bersantai di hari Senin. Sangat padat ya…

Hasil jerih payahnya telah menghasilkan buah yang subur. Kini, Marvell telah memenangkan berbagai kejuaraan mulai dari tingkat provinsi hingga internasional. “Kunci dari kejuaraan adalah kesabaran, konsistensi dan ketekunan untuk menampilkan versi terbaik diri sendiri,” Marvell menjelaskan. Hal lain yang tak kalah penting dari kesiapan fisik adalah kesiapan mental. Ketika mental kita tidak siap, kita mudah sekali menjadi ragu dan akhirnya gagal melakukan apa yang kita harapkan. Marvell sendiri menghadapi keraguannya dengan selalu mengatakan pada dirinya sendiri: “aku pasti menang”. Pernyataan ini sangat mirip dengan prinsip Muhammad Ali, sang petinju legendaris lho! Beliau pernah mengatakan: “To be a great champion, you must believe you are the best. If not, pretend you are”.

Kalau dipikir-pikir, nama “Marvell” cocok sekali untuk menggambarkan kepribadian Marvell yang seperti superhero, ya! Mental kuat dan selalu berpikir positif. Tenang, tenang. Marvell juga manusia biasa yang kadang dihadapkan dengan masalah. Misalnya saja, baru-baru ini sebelum dia mengikuti kejuaraan nasional kickboxing, ibu jari kaki kanannya mengalami keretakan. Padahal, kejuaraan kurang sebulan lagi. “Awalnya kondisi ini membuatku down. Tapi dukungan dari orang tua, saudara dan teman-teman memberiku kekuatan baru”, Marvell menjelaskan. Marvell akhirnya tetap mengikuti kegiatan Kejuaraan Nasional (kejurnas), bahkan memenangkan medali. Dari pengalaman ini, kita belajar bahwa banyaknya kegagalan bukan sebuah akhir, melainkan pintu ke keberhasilan-keberhasilan yang mendatang.

Keaktifan Marvell di dunia olahraga tidak meredupkan semangatnya untuk belajar. Ini nih spesialnya. Umumnya, orang-orang akan berpikir bahwa menjadi atlet justru menghalangi kita untuk fokus pada akademik. Faktanya, olahraga yang cukup merupakan salah satu celah untuk menjaga kesehatan otak. Aktif berolahraga dapat meningkatkan aliran darah serta oksigen ke otak. Akhirnya, sel saraf dan koneksi antarneuron semakin terjaga. Efek praktisnya adalah lebih mudah mengingat dan cepat belajar hal yang baru. Olahraga juga dapat menurunkan stres dan memperbaiki kualitas tidur. Menurut Marvell sendiri, “olahraga membuat tubuh menjadi bugar serta punya banyak energi untuk sesi pembelajaran yang panjang”.

Raga Sehat Otak Encer

Menjadi atlet sekaligus anak teknik tentu punya tantangannya sendiri. Apalagi ketika keduanya memberikan tuntutan cukup besar. Ia menekankan pentingnya menyimak penjelasan dosen selama perkuliahan karena penjelasan tersebut nantinya akan diujikan. Selain itu, dengan selalu memperhatikan, ia dapat menghemat sisa waktu untuk istirahat maupun latihan. Ketika terdapat materi yang tidak dipahami, ia tidak ragu untuk bertanya. Pendukung pembelajaran yang tak kalah penting adalah lingkungan yang baik. Nah, fun fact, guys! Cara kita berteman akan membentuk siapa diri kita. Oleh karena itu, Marvell pun selalu mencari teman-teman yang ‘sefrekuensi’ dan selaras dengannya, baik dalam tanggung jawab maupun dalam cara belajarnya. Hal terakhir dan hal yang terpenting adalah menjaga keseimbangan rohani. “Saya percaya bahwa kerja keras yang tidak melibatkan Tuhan akan kehilangan maknanya,” ujar sang atlet.

Marvell sendiri mempunyai satu keyakinan sederhana yang menjadi pegangan serta motivasinya. Ia percaya bahwa bakat yang dimiliki bukanlah sekadar untuk disimpan, melainkan untuk dikembangkan. Mengembangkan kelebihan merupakan bentuk rasa syukur dan tanggung jawab penuh atas talenta yang telah diberikan oleh Tuhan. Ia menegaskan kembali, “Tuhan sudah mempercayakan bakat ini, oleh karena itu sangat disayangkan apabila berhenti di tengah jalan. Prinsip inilah yang membuatnya tetap bertahan ketika tubuh lelah, jadwal padat, dan tekanan datang dari berbagai arah. Bagi Marvell, menjadi atlet bukan hanya soal menang, tetapi tentang setia pada proses yang ia pilih sendiri. Di tahun 2026 ini, Marvell pun kembali menyiapkan diri untuk kejuaraan nasional mendatang pada tahun 2027. Nah, kita tunggu kelanjutan prestasinya di tahun 2027, guys…

Raga Sehat Otak Encer

Akhir kata, Marvell Nicholla menunjukkan bahwa sibuknya dunia atlet tidak mematahkan semangat belajarnya. Tepatlah ungkapan raga sehat otak encer untuk si jagoan Teknik Elektro ini. Hehehe… Ternyata anak Teknik Elektro beragam sekali ya. Isinya tidak melulu anak culun yang bisanya hanya belajar, melainkan seorang superstar di dunia olahraga. Menyala Kak Marvell… Jadi atlet saja sudah hebat, apalagi kalau jadi anak Teknik Elektro a.k.a. Teusian. BEEHHH, nampol. Udah gitu, kisah Marvell sangat cocok dengan jingle Teknik Elektro yang berkata: “cemerlang dalam terang”. Hayo siapa yang belum tahu jingle ini… Jangan lupa cek di akun Instagram kami @teknikelektroubaya ya. Segudang prestasi sudah terlukis kembali di laman Teknik Elektro. Kini, kami menunggu kisah kalian terpampang pula di laman ini. Oleh karena itu, ditunggu kehadirannya di prodi kami ya!

The post Raga Sehat Otak Encer appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
78535
TEUSIAN Learning Beyond Classroom https://te.ubaya.ac.id/teusian-learning-beyond-classroom/ Sun, 28 Dec 2025 02:45:20 +0000 https://te.ubaya.ac.id/?p=78528 Perkembangan teknologi digital saat ini membuat internet menjadi kebutuhan yang hampir tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Bagi mahasiswa, internet bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga penunjang utama pembelajaran, diskusi, dan pencarian referensi. Namun, kenyataannya masih banyak orang yang harus berpikir dua kali lipat ketika membayar biaya langganan internet rumah setiap bulan. Dari pengalaman pribadi dan […]

The post TEUSIAN Learning Beyond Classroom appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
Perkembangan teknologi digital saat ini membuat internet menjadi kebutuhan yang hampir tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Bagi mahasiswa, internet bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga penunjang utama pembelajaran, diskusi, dan pencarian referensi. Namun, kenyataannya masih banyak orang yang harus berpikir dua kali lipat ketika membayar biaya langganan internet rumah setiap bulan. Dari pengalaman pribadi dan obrolan dengan teman-teman, biaya ratusan ribu rupiah sering kali terasa cukup membebani, terutama bagi mahasiswa yang tinggal di kos atau keluarga dengan pengeluaran terbatas. Saatnya TEUSIAN Learning Beyond Classroom.

TEUSIAN Learning Beyond Classroom

Dari kondisi atau permasalahan tersebut, kegiatan TEUSIAN Learning Beyond Classroom (TeLeBeCe) menjadi ruang yang menarik untuk membahas persoalan nyata yang dekat dengan kehidupan mahasiswa yang dibawakan oleh Bapak Djuwari, Ph.D., sebagai pembawa materi di kegiatan tersebut. TeLeBeCe tidak sekadar menawarkan materi teoritis, tetapi juga mengajak peserta memahami isu aktual yang sedang berkembang di masyarakat. Tema “Menyongsong Internet Murah Berdampak” terasa relevan karena menyentuh kebutuhan dasar banyak orang di era digital. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk melihat internet bukan hanya sebagai layanan komersial, tetapi sebagai infrastruktur penting bagi kemajuan pendidikan dan ekonomi.

TEUSIAN Learning Beyond Classroom

Kehadiran beliau yang kompeten memberikan nilai tambah tersendiri karena pembahasan tidak berhenti pada klaim atau janji teknologi, tetapi juga menyentuh aspek teknis dan kebijakan. Fokus utama seminar adalah konsep Internet Rakyat berbasis teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA). FWA sendiri merupakan koneksi nirkabel yang menyediakan akses broadband ke lokasi tertentu seperti rumah atau gedung perkantoran. Bagi sebagian peserta, istilah ini mungkin terdengar teknis, namun penjelasan yang disampaikan membuat konsep tersebut lebih mudah dipahami.

TEUSIAN Learning Beyond Classroom

Teknologi 5G FWA menawarkan pendekatan berbeda dibandingkan dengan jaringan internet kabel konvensional. Alih-alih menarik fiber optik langsung ke rumah pelanggan, koneksi dilakukan secara nirkabel dari base station ke perangkat penerima. Menurut penjelasan narasumber, metode ini dapat memangkas biaya pembangunan infrastruktur secara signifikan. Inilah yang kemudian memunculkan kemungkinan layanan internet dengan harga jauh lebih murah, bahkan mendekati seratus ribu rupiah per bulan. Namun, di sinilah peserta diajak untuk tidak langsung menerima klaim tersebut tanpa berpikir kritis.

Beliau juga sempat membahas mengenai konsep “unlimited”. Dalam seminar ini, dijelaskan bahwa istilah unlimited tidak selalu berarti tanpa batas sama sekali. Biasanya terdapat kebijakan pemakaian wajar atau penurunan kecepatan pada kondisi tertentu. Penjelasan ini terasa penting karena sering kali masyarakat hanya melihat harga murah tanpa memahami detail layanan yang diterima. Dengan memahami hal ini, pengguna dapat lebih bijak dalam memilih dan menggunakan layanan internet sesuai kebutuhan.

Selain harga dan kuota, seminar ini juga membahas alasan teknis mengapa layanan 5G FWA bisa lebih terjangkau. Efisiensi penggunaan spektrum dan minimnya kebutuhan kabel menjadi faktor utama. Namun, narasumber juga menekankan adanya keterbatasan, seperti wilayah cakupan yang belum merata dan kebutuhan perangkat khusus di sisi pengguna. Dari sini terlihat bahwa teknologi selalu membawa peluang sekaligus tantangan. Pemahaman semacam ini jarang diperoleh jika hanya membaca iklan atau promosi layanan internet.

TeLeBeCe menunjukkan peran penting perguruan tinggi dalam menjembatani pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat. Mahasiswa dari berbagai program studi dapat melihat keterkaitan antara Intelligent Robotics (IR), Biomedical Engineering (BE), dan Renewable Energy (RE). Diskusi lintas disiplin seperti ini membantu mahasiswa memahami bahwa solusi teknologi tidak pernah berdiri sendiri. Semuanya saling terhubung dan membutuhkan kolaborasi.

TeLeBeCe (TEUSIAN Learning Beyond Classroom) bukan sekadar seminar tentang teknologi internet. Kegiatan ini menjadi ajang refleksi bersama mengenai akses digital yang adil dan berkelanjutan. Internet murah berbasis 5G FWA menawarkan harapan, tetapi juga menuntut pemahaman yang kritis dan realistis. Melalui diskusi seperti ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga individu yang mampu memahami, menilai, dan berkontribusi pada masa depan konektivitas digital di Indonesia.

Daftarkan diri Anda melalui website ini! Kami tunggu kedatangan Anda di Teknik Elektro UBAYA ya! Liputan Kuliah Tamu dengan topik yang up-to-date dapat dibaca pada artikel lainnya.

Sampai jumpa di Teknik Elektro UBAYA!

The post TEUSIAN Learning Beyond Classroom appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
78528
Smartwatch Keselamatan Kemandirian Lansia https://te.ubaya.ac.id/smartwatch-keselamatan-kemandirian-lansia/ Mon, 15 Dec 2025 06:51:26 +0000 https://te.ubaya.ac.id/?p=78520 Keselamatan lansia menjadi salah satu isu penting yang sering luput dari perhatian di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Risiko jatuh merupakan salah satu penyebab utama cedera serius pada lansia, terutama bagi mereka yang tinggal sendiri atau memiliki keterbatasan mobilitas. Berangkat dari permasalahan tersebut, sebuah tim mahasiswa yang tergabung dalam Tim Penghuni TB menghadirkan inovasi bertajuk Smartwatch […]

The post Smartwatch Keselamatan Kemandirian Lansia appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
Keselamatan lansia menjadi salah satu isu penting yang sering luput dari perhatian di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Risiko jatuh merupakan salah satu penyebab utama cedera serius pada lansia, terutama bagi mereka yang tinggal sendiri atau memiliki keterbatasan mobilitas. Berangkat dari permasalahan tersebut, sebuah tim mahasiswa yang tergabung dalam Tim Penghuni TB menghadirkan inovasi bertajuk Smartwatch Elderly-Care, sebuah sistem pendeteksi jatuh berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan sekaligus kemandirian lansia. Smartwatch Keselamatan Kemandirian Lansia.

Inovasi ini dikembangkan oleh David Nathanael Asa, Fernando Arnold, dan Jonita Shaquandra Erzaela, yang berkolaborasi dalam satu tim dengan latar belakang ketertarikan pada teknologi embedded system dan IoT. Inovasi ini juga dibantu oleh Bapak Hendi Wicaksono Agung, Ph.D. sebagai dosen pembimbing mereka. Melalui pendekatan berbasis perangkat IoT, tim ini mencoba menawarkan solusi yang praktis dan dekat dengan keseharian pengguna. Pemilihan bentuk smartwatch bukan tanpa alasan, karena perangkat ini relatif nyaman digunakan, tidak mengganggu aktivitas lansia, serta memungkinkan pemantauan secara real-time melalui aplikasi yang telah mereka buat.

Smartwatch Keselamatan Kemandirian Lansia

Smartwatch Elderly-Care dirancang untuk mendeteksi kondisi jatuh menggunakan sensor gerak yang terintegrasi. Ketika sistem mendeteksi pola gerakan yang mengindikasikan jatuh, perangkat akan secara otomatis mengirimkan data dan notifikasi melalui jaringan IoT. Informasi tersebut dapat diteruskan terutama kepada keluarga, sehingga respons darurat dapat dilakukan dengan lebih cepat. Dengan mekanisme ini, risiko keterlambatan penanganan akibat lansia tidak mampu meminta pertolongan dapat diminimalkan.

Dalam proses pengembangannya, tim tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga mempertimbangkan kenyamanan dan kemandirian pengguna lansia. Sistem dirancang agar bekerja secara otomatis tanpa memerlukan interaksi kompleks dari pengguna. Hal ini menjadi poin penting, mengingat tidak semua lansia terbiasa dengan teknologi digital. Dengan pendekatan ini, teknologi diharapkan benar-benar menjadi alat bantu, bukan justru menambah beban bagi penggunanya.

Smartwatch Keselamatan Kemandirian Lansia

Karya Smartwatch Elderly-Care ini kemudian diikutsertakan dalam ajang Elektro Champions 2025, sebuah kompetisi yang mempertemukan berbagai inovasi teknologi dari mahasiswa di bidang keteknikan elektro. Dalam kompetisi tersebut, setiap tim dituntut untuk tidak hanya menghadirkan ide kreatif, tetapi juga menunjukkan implementasi, kebermanfaatan, serta potensi pengembangan lebih lanjut dari solusi yang ditawarkan. Persaingan yang ketat membuat setiap capaian menjadi pengalaman berharga bagi para peserta.

Melalui proses penilaian yang mencakup aspek inovasi, fungsionalitas, dan relevansi solusi terhadap permasalahan nyata, Tim Penghuni TB berhasil meraih peringkat 5 dalam ajang Elektro Champions 2025. Meskipun belum berada di posisi teratas, capaian ini menjadi bukti bahwa gagasan yang diusung memiliki nilai dan potensi yang diakui oleh dewan juri. Bagi tim, hasil ini bukan sekadar peringkat, tetapi juga motivasi untuk terus mengembangkan dan menyempurnakan sistem yang telah dibuat.

Pengalaman mengikuti kompetisi ini memberikan banyak pelajaran, mulai dari kerja tim, manajemen waktu, hingga kemampuan mempresentasikan ide secara sistematis. Proses diskusi dan evaluasi dari juri juga membantu tim melihat kekuatan dan kelemahan dari sistem yang dikembangkan. Dari sini, muncul kesadaran bahwa inovasi teknologi tidak berhenti pada tahap lomba, tetapi perlu terus diuji dan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna di lapangan.

Smartwatch Keselamatan Kemandirian Lansia

Smartwatch Elderly-Care (Smartwatch Keselamatan Kemandirian Lansia) menunjukkan bagaimana mahasiswa dapat berperan aktif dalam menjawab tantangan sosial melalui pendekatan teknologi. Inovasi ini membuktikan bahwa IoT tidak hanya relevan untuk industri atau smart city, tetapi juga memiliki dampak langsung pada kualitas hidup kelompok rentan seperti lansia. Dengan pengembangan lebih lanjut, sistem semacam ini berpotensi menjadi bagian dari solusi layanan kesehatan berbasis teknologi di masa depan.

Di Teknik Elektro Universitas Surabaya (UBAYA) sendiri hadir utuk semua calon mahasiswa baru untuk bergabung melalui tiga peminatan. Peminatan tersebut antara lain Intelligent Robotics (IR), Biomedical Engineering (BE), dan Renewable Energy (RE). Melalui ketiga peminatan ini, mahasiswa dapat lebih fokus mendalami bidang peminatan mereka masing-masing. Apakah Anda tertarik dengan ikut perlombaan-perlombaan bersama Teknik Elektro UBAYA, Yuk daftarkan diri Anda  di website UBAYA.

Sampai jumpa di Teknik Elektro UBAYA!

The post Smartwatch Keselamatan Kemandirian Lansia appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
78520
VeriFuel Monitoring Kualitas Bensin https://te.ubaya.ac.id/verifuel-monitoring-kualitas-bensin/ Mon, 01 Dec 2025 05:44:51 +0000 https://te.ubaya.ac.id/?p=78512 Kualitas bahan bakar minyak, khususnya bensin, masih menjadi persoalan yang sering dirasakan masyarakat namun sulit dibuktikan secara langsung. Banyak pengguna kendaraan bermotor mengalami penurunan performa mesin atau kerusakan tanpa mengetahui apakah penyebabnya berasal dari kualitas bensin yang digunakan. Ketidakpastian ini membuat konsumen berada pada posisi yang lemah karena minimnya akses terhadap data yang objektif dan […]

The post VeriFuel Monitoring Kualitas Bensin appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
Kualitas bahan bakar minyak, khususnya bensin, masih menjadi persoalan yang sering dirasakan masyarakat namun sulit dibuktikan secara langsung. Banyak pengguna kendaraan bermotor mengalami penurunan performa mesin atau kerusakan tanpa mengetahui apakah penyebabnya berasal dari kualitas bensin yang digunakan. Ketidakpastian ini membuat konsumen berada pada posisi yang lemah karena minimnya akses terhadap data yang objektif dan transparan. Berangkat dari permasalahan tersebut, sekelompok mahasiswa menghadirkan sebuah inovasi bertajuk VeriFuel dari mahasiswa-mahasiswa Universitas Surabaya (UBAYA) Teknik Elektro, tim ACDC. VeriFuel Monitoring Kualitas Bensin merupakan sistem monitoring kualitas bensin berbasis Internet of Things (IoT) yang bertujuan meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik.

VeriFuel Monitoring Kualitas Bensin

VeriFuel dikembangkan oleh Michael Ong, Evan Nugroho, dan Christiabel Audrey dengan data real time, dan sistem terintegrasi. Pembuatan alat ini juga dibimbing oleh Hendi Wicaksono Agung, Ph.D. Melalui pendekatan berbasis teknologi, tim ini mencoba menghadirkan solusi yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Sistem ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan informasi antara konsumen, pengelola SPBU, dan pihak pengawas, sehingga kualitas bensin tidak lagi menjadi sekadar asumsi, melainkan dapat dibuktikan melalui data.

Pada sisi teknis, VeriFuel memanfaatkan ESP32 sebagai pusat pengambilan dan pengiriman data. Perangkat ini mengirimkan lima data utama secara real time, yaitu waktu pengukuran, koordinat lokasi, nilai rasio RS/R0 sebagai indikator kualitas bensin, suhu, serta status pengukuran. Data tersebut dikirimkan menggunakan protokol MQTT, yang dikenal ringan dan andal untuk komunikasi IoT. Dengan sistem ini, setiap pengukuran bensin memiliki konteks waktu dan lokasi yang jelas, sehingga meningkatkan keabsahan data.

VeriFuel Monitoring Kualitas Bensin

Data yang dikirim oleh ESP32 kemudian diterima dan diolah menggunakan Node-RED. Node-RED berperan sebagai penghubung antara perangkat IoT dan database, sekaligus memastikan data tersimpan secara terstruktur. Setelah diproses, data akan dikirim dan disimpan ke dalam database sehingga dapat diakses kembali kapan pun diperlukan. Pendekatan ini memungkinkan sistem bekerja secara otomatis tanpa intervensi manual yang berlebihan, sehingga meminimalkan potensi kesalahan atau manipulasi data.

Informasi yang telah tersimpan kemudian ditampilkan secara real time melalui aplikasi mobile yang dikembangkan menggunakan Dart Flutter. Aplikasi ini dirancang dengan dua fitur utama, yaitu mode Petugas dan mode Pengguna. Fitur Petugas digunakan untuk melakukan pengecekan kualitas bensin di SPBU serta menyimpan data pengukuran ke dalam database, lengkap dengan informasi waktu, tanggal, dan lokasi pengukuran. Data inilah yang nantinya menjadi dasar informasi bagi pengguna.

Sementara itu, fitur Pengguna ditujukan bagi masyarakat umum. Melalui aplikasi, pengguna dapat mencari SPBU terdekat dan melihat informasi kualitas bensin dari masing-masing SPBU tersebut. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan Google Maps, sehingga ketika pengguna memilih SPBU yang ingin didatangi, sistem akan langsung mengarahkan rute menuju lokasi tersebut. Dengan demikian, pengguna tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga kemudahan dalam mengambil keputusan.

VeriFuel memberikan manfaat bagi berbagai pihak. Bagi konsumen, sistem ini menjadi bentuk pemberdayaan karena mereka tidak lagi bergantung pada asumsi semata, serta terlindungi dari potensi kerugian akibat bensin berkualitas buruk, sejalan dengan semangat SDG 12 tentang konsumsi yang bertanggung jawab. Bagi industri dan SPBU, VeriFuel dapat berfungsi sebagai alat jaminan kualitas, di mana SPBU yang jujur dapat membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan melalui transparansi data. Bagi pemerintah, sistem ini menawarkan alat bantu pengawasan berbasis data digital yang objektif, lengkap dengan bukti waktu dan lokasi.

VeriFuel Monitoring Kualitas Bensin

Menariknya, Inovasi VeriFuel Monitoring Kualitas Bensin ini kemudian diikutsertakan dalam ajang Electro Champions, sebuah kompetisi yang mempertemukan berbagai karya teknologi mahasiswa. Melalui proses penilaian yang mencakup inovasi, fungsionalitas, dan kebermanfaatan solusi, tim VeriFuel berhasil meraih Juara 3. Capaian ini menjadi bukti bahwa solusi yang ditawarkan tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga relevan terhadap permasalahan nyata di masyarakat. Mengikuti kompetisi ini memberikan pelajaran berharga bagi tim, mulai dari kerja sama, pengelolaan sistem, hingga penyampaian ide secara sistematis. VeriFuel menunjukkan bahwa teknologi IoT dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik. Dengan pengembangan lebih lanjut, sistem ini berpotensi menjadi bagian dari ekosistem pengawasan kualitas bahan bakar di masa depan.

Di Teknik Elektro Universitas Surabaya (UBAYA) sendiri hadir utuk semua calon mahasiswa baru untuk bergabung melalui tiga peminatan. Peminatan tersebut antara lain  Intelligent Robotics (IR), Biomedical Engineering (BE), dan Renewable Energy (RE). Melalui ketiga peminatan ini, mahasiswa dapat lebih fokus mendalami bidang peminatan mereka masing-masing. Apakah Anda tertarik dengan ikut perlombaan-perlombaan bersama Teknik Elektro UBAYA, Yuk daftarkan diri Anda  di website UBAYA.

Sampai jumpa di Teknik Elektro UBAYA!

The post VeriFuel Monitoring Kualitas Bensin appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
78512
Pembelajaran Renewable Energy Gloria https://te.ubaya.ac.id/pembelajaran-renewable-energy-gloria/ Tue, 25 Nov 2025 09:20:42 +0000 https://te.ubaya.ac.id/?p=78505 Pembelajaran Renewable Enery sangat penting di dalam kehidupan keseharian yang sangat dibutuhkan oleh generasi ke depan karena mereka akan menghadapi tantangan energi yang jauh lebih kompleks dibandingkan saat ini. Tidak hanya itu saja, mereka mampu memahami, mengelola, dan memanfaatkan sumber energi secara lebih bijak. Dunia begitu sangat cepat berubah, seperti perubahan iklim yang semakin tidak […]

The post Pembelajaran Renewable Energy Gloria appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
Pembelajaran Renewable Enery sangat penting di dalam kehidupan keseharian yang sangat dibutuhkan oleh generasi ke depan karena mereka akan menghadapi tantangan energi yang jauh lebih kompleks dibandingkan saat ini. Tidak hanya itu saja, mereka mampu memahami, mengelola, dan memanfaatkan sumber energi secara lebih bijak. Dunia begitu sangat cepat berubah, seperti perubahan iklim yang semakin tidak menentu dan membawa dampak nyata pada lingkungan, pertanian, kesehatan, hingga pola hidup manusia. Dengan ini, Program Studi Teknik Elektro bersedia mengajarkan tentang Renewable Energy kepada SMA Kristen Gloria 1 (Pembelajaran Renewable Energy Gloria) untuk memahami tentang memahami tentang dasar-dasar energi terbarukan, bagaimana teknologi tersebut bekerja dalam kehidupan nyata, dan erta tantangan penerapan energi terbarukan di dunia modern. Pendekatan ini terasa lebih hidup karena siswa SMA Kristen Gloria 1 tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak mempertanyakan, membandingkan, bahkan mengkritik berbagai solusi energi masa kini. Harapannya, dengan ini mereka dapat memahami persoalan energi secara lebih menyeluruh dan mampu melihat dampaknya terhadap kehidupan nyata.

Pada tahap awal pembelajaran, para siswa SMA Kristen Gloria 1 dikenalkan dulu pada konsep-konsep dasar tentang kondisi energi global yang dibawakan oleh Prof. Elieser Tarigan, Ph.D. Melalui pemaparan tersebut, siswa diajak memahami bagaimana kebutuhan energi dunia meningkat jauh lebih cepat daripada kemampuan bumi menyediakan sumber daya. Prof. Elisier tidak hanya menjelaskan angka dan grafik, tetapi juga memberikan contoh nyata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga mereka dapat memahami atau merasakan tentang isu energi dalam kehidupan mereka sehari-hari. Penjelasan ini membuka wawasan siswa SMA Kristen Gloria 1 bahwa persoalan energi bukanlah topik yang biasa saja, melainkan sesuatu yang secara langsung mempengaruhi masa depan. Dengan ini, siswa SMA Kristen Gloria 1 dapat menyadari pentingnya mencari solusi energi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.

Pembelajaran Renewable Energy Gloria

Setelah paham situasi umumnya yang terjadi di dunia nyata, barulah materi berkembang ke berbagai jenis energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, biomassa, panas bumi, dan lain-lain. Siswa diberi kesempatan untuk mencoba alat peraga, melakukan eksperimen kecil, hingga merancang model sederhana panel surya sederhana yang telah disediakan oleh Program Studi Teknik Elektro UBAYA. Pada perancangan model sederhana panel surya dibantu oleh beberapa mahasiswa Teknik Elektro UBAYA. Mahasiswa tidak hanya menunjukkan langkah-langkah teknisnya, tetapi juga menjelaskan alasan di balik setiap komponen yang digunakan agar siswa memahami fungsinya, bukan sekadar meniru. Kolaborasi ini membuat suasana belajar menjadi lebih interaktif dan menarik karena siswa bisa bertanya, mencoba, dan mengamati hasilnya di tempat. Selain itu juga, mereka mendapatkan tugas dari sekolah untuk membuat proyek sederhana yang menguji pemahaman mereka terhadap konsep energi terbarukan. Proyek ini tidak hanya menuntut hasil proyek kreativitas anak SMA, tetapi juga kemampuan memecahkan masalah karena setiap kelompok harus merancang alat yang benar-benar dapat berfungsi. Di sana juga memiliki kesempatan bertanya kepada mahasiswa Teknik Elektro UBAYA apabila mereka mengalami kesusahan untuk mengerjakan proyeknya.

Pembelajaran Renewable Energy Gloria

Pembelajaran Renewable Energy Gloria membuka ruang bagi siswa untuk melihat bahwa masa depan energi bukan hal abstrak yang hanya dibahas para ilmuwan dan pejabat pemerintah. Mereka bisa merasakannya langsung, bereksperimen sendiri, dan menyusun pendapat pribadi. Program ini mendorong pemahaman bahwa perubahan besar sering dimulai dari langkah kecil di lingkungan pendidikan. Dengan terus mengembangkan fasilitas dan metode ajarnya, pembelajaran ini berpotensi membentuk generasi yang lebih peduli, lebih kritis, dan lebih siap menghadapi tantangan energi di masa depan.

Pembelajaran Renewable Energy Gloria

Nah, ternyata di Program Studi Teknik Elektro UBAYA memiliki peminatan Renewable Energy. Sehingga, para siswa dapat melihat bahwa pengetahuan yang mereka pelajari melalui kegiatan ini bukan sekadar teori singkat, tetapi merupakan bidang studi yang benar-benar dapat mereka tekuni di jenjang pendidikan berikutnya. Selain itu juga, di Program Studi Teknik Elektro UBAYA juga memiliki peminatan IR (Intelligent Robotics) dan BE (Biomedical Engineering). Apakah Anda tertarik dengan Program Studi Teknik Elektro UBAYA? Yuk, daftarkan diri Anda melalui website ini!

Sampai jumpa di Teknik Elektro UBAYA!

The post Pembelajaran Renewable Energy Gloria appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
78505
Keseruan E2G Elektro UBAYA https://te.ubaya.ac.id/keseruan-e2g-elektro-ubaya/ Sat, 22 Nov 2025 08:46:55 +0000 https://te.ubaya.ac.id/?p=78490 Pada hari Selasa, 18 November 2025 Program Studi Teknik Elektro Universitas Surabaya (UBAYA) berhasil mengadakan sebuah acara E2G (Electrical Engineering Gathering) dengan tema “Seberapa Pantas?” untuk menyambut mahasiswa baru (maharu) angkatan 2025 ke UBAYA Training Center Trawas (UTC). Keseruan E2G Elektro UBAYA menjadi momen awal bagi para maharu untuk saling mengenal dan membangun kebersamaan dengan […]

The post Keseruan E2G Elektro UBAYA appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
Pada hari Selasa, 18 November 2025 Program Studi Teknik Elektro Universitas Surabaya (UBAYA) berhasil mengadakan sebuah acara E2G (Electrical Engineering Gathering) dengan tema “Seberapa Pantas?” untuk menyambut mahasiswa baru (maharu) angkatan 2025 ke UBAYA Training Center Trawas (UTC). Keseruan E2G Elektro UBAYA menjadi momen awal bagi para maharu untuk saling mengenal dan membangun kebersamaan dengan angkatan-angkatan lainnya. Acara ini juga mencakup kegiatan menginap selama satu malam, sehingga rangkaian acara berakhir pada Rabu, 19 November 2025. Dengan melalui acara ini, diharapkan maharu dapat menumbuhkan motivasi belajar, membangun jaringan pertemanan yang kuat, dan menjadi mahasiswa tidak hanya lulus, tapi pantas dan berdampak.

Saat sudah sampai di UTC, peserta maharu mengikuti berbagai rangkaian acara yang telah dirancang oleh panitia Teknik Elektro UBAYA angkatan 2024 untuk memperkenalkan lingkungan dan fasilitas yang ada. Mulai dari sesi ice breaking yang bertujuan untuk membantu peserta saling mengenal, hingga outbound yang bertujuan untuk menekankan kerja sama dan komunikasi antar kelompok. Melalui aktivitas luar ruang ini, para maharu tidak hanya belajar bekerja sama saja, tetapi juga diajak untuk menjelajahi area sekitar dan mengenal lebih dekat suasana UTC. Setelah outbound, peserta beristirahat sambil menikmati camilan sore. Suasana terasa sangat ramai dan penuh keceriaan, dengan para maharu yang mulai saling bercerita dan bercanda setelah sebelumnya bekerja sama di berbagai tantangan outbound.

Keseruan E2G Elektro UBAYA

Setelah beristirahat sejenak, para peserta kembali berkumpul di aula untuk mengikuti sesi selanjutnya yang telah disiapkan oleh panitia. Di dalam aula, suasana langsung berubah menjadi lebih meriah karena panitia menghadirkan berbagai penampilan yang dikemas sebagai puncak acara. Mulai dari pertunjukkan dari TEUS Band, kegiatan ice breaking, dan masih banyak lagi keseruan-keseruan lainnya. seluruh show tersebut dirancang untuk menghibur sekaligus mempererat interaksi antara maharu dengan mahasiswa angkatan lainnya. Sorak sorai dan canda tawa memenuhi satu ruangan yang menunjukkan antusiasme maharu yang tampak semakin menyatu satu sama lain. Setelah sesi ice breaking, acara dilanjutkan dengan ‘Arus Inspirasi’ yang dibawakan oleh Kaprodi Teknik Elektro UBAYA, Bapak Hendi Wicaksono Agung, Ph.D., untuk memotivasi para mahasiswa baru agar lebih berprestasi. Menariknya, di acara ini terdapat sesi yang sangat seru, yaitu menari bersama panitia dengan judul lagu ‘Tabola-bale’. Suasana di dalam aula sangat penuh energi, para peserta ikut terbawa irama dan mengikuti gerakan dengan antusias. Setelah itu, semua peserta kembali ke kamar tidur masing-masing untuk melanjutkan kegiatan besok.

Keesokan harinya pra peserta bangun pagi untuk melakukan senam bareng. Lalu, dilanjutkan dengan sarapan yang telah disiapkan oleh panitia sebagai bagian dari agenda pagi. Setelah sarapan, mereka mempersiapkan barang-barang mereka untuk pulang ke Surabaya. Akan tetapi seblum pulang, panitia acara memberikan hadiah pada setiap kelompok tim yang telah ikut bermain pada saat outbound.

Keseruan E2G Elektro UBAYA

Dari acara Keseruan E2G Elektro UBAYA, para peserta tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan, tetapi juga merasakan dinamika kebersamaan yang semakin kuat. Pengalaman yang mereka peroleh menjadi fondasi awal untuk membangun karakter dan giat belajar selama menempuh perkuliahan di Program Studi Teknik Elektro UBAYA. Suasana yang tercipta menunjukkan bahwa orientasi tidak sebatas pengenalan, tetapi juga proses pembentukan pola pikir yang lebih matang. Dengan bekal tersebut, para mahasiswa baru diharapkan mampu melangkah lebih siap dalam menghadapi perjalanan akademik mereka. Jadi, apakah Anda tertarik dengan acara yang telah diadakan oleh Program Studi Teknik Elektro UBAYA? Yuk, daftarkan diri Anda di Teknik Elektro UBAYA melalui website ini! Di program Teknik Elektro UBAYA terdapat tiga peminatan, Intelligent Robotics (IR), Biomedical Engineering (BE), dan Renewable Energy (RE).

Sampai jumpa di Teknik Elektro UBAYA!

The post Keseruan E2G Elektro UBAYA appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
78490
KAPESIAN Day with TEUSIAN https://te.ubaya.ac.id/kapesian-day-with-teusian/ Sun, 16 Nov 2025 09:09:52 +0000 https://te.ubaya.ac.id/?p=78497 KAPESIAN Day with TEUSIAN menjadi ruang pertemuan yang hangat antara para senior yang telah menyelesaikan masa magangnya dengan mahasiswa Teknik Elektro Universitas Surabaya (UBAYA) angkatan 2025 hingga 2023. Acara ini tidak hanya berupa sesi presentasi biasa, tetapi lebih menyerupai percakapan terbuka atau sharing yang memberi kesempatan kepada mahasiswa-mahasiswa yang masih belum pernah mengambil magang untuk […]

The post KAPESIAN Day with TEUSIAN appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
KAPESIAN Day with TEUSIAN menjadi ruang pertemuan yang hangat antara para senior yang telah menyelesaikan masa magangnya dengan mahasiswa Teknik Elektro Universitas Surabaya (UBAYA) angkatan 2025 hingga 2023. Acara ini tidak hanya berupa sesi presentasi biasa, tetapi lebih menyerupai percakapan terbuka atau sharing yang memberi kesempatan kepada mahasiswa-mahasiswa yang masih belum pernah mengambil magang untuk memahami dunia kerja dari sudut pandang orang-orang yang baru saja mengalaminya secara langsung dan bertanya langsung kepada senior Teknik Elektro UBAYA. Setiap senior membawa pengalaman berbeda. Dari cerita-cerita tersebut, mahasiswa mendapat gambaran nyata tentang bagaimana teori di kelas berubah menjadi tantangan sesungguhnya saat berada di lapangan. Diharapkan, dengan adanya acara ini, mahasiswa mampu menyusun rencana pengembangan diri secara lebih terarah, berani mengambil langkah pertama menuju dunia profesional, dan membangun kesiapan mental maupun keterampilan agar tidak kaget menghadapi tuntutan industri.

KAPESIAN Day with TEUSIAN

Pada awal acara, para peserta disambut langsung oleh Bapak Hendi Wicaksono Agung, Ph.D., selaku Kaprodi Teknik Elektro UBAYA yang memberikan pengantar mengenai pentingnya mempersiapkan diri sejak dini sebelum terjun ke dunia kerja. Beliau menekankan bahwa magang bukan hanya kegiatan yang harus dijalani dalam perkuliahan, tetapi kesempatan untuk menguji kemampuan dan menemukan arah karir yang lebih jelas. Penyambutan tersebut mencairkan suasana dan membuat peserta merasa dihargai sebagai bagian dari komunitas akademik yang sedang berkembang. Suasana ruangan yang hangat membuat mahasiswa lebih antusias mengikuti rangkaian acara berikutnya.

KAPESIAN Day with TEUSIAN

Dalam sesi utama, para senior Teknik Elektro UBAYA membagikan pengalaman magang mereka dari berbagai perusahaan dan bidang yang berbeda. Cerita-cerita mereka tidak hanya berisi keberhasilan, tetapi juga kesulitan yang pernah dihadapi, mulai dari adaptasi lingkungan kerja hingga tekanan menyelesaikan proyek tepat waktu. Mahasiswa junior diberi kesempatan untuk bertanya secara terbuka, sehingga diskusi mengalir dengan alami tanpa tekanan formalitas. Dari sesi ini, terlihat jelas bahwa pengalaman magang bukan hanya soal meningkatkan kompetensi, tetapi juga melatih ketahanan mental, komunikasi, dan kemampuan bekerja dalam tim.

KAPESIAN Day with TEUSIAN

Salah satu poin menarik yang dibahas adalah betapa pentingnya memilih peminatan yang sesuai dengan minat dan kemampuan masing-masing. Program Studi Teknik Elektro UBAYA memiliki tiga peminatan utama, yaitu Renewable Energy (RE), Intelligent Robotics (IR), dan Biomedical Engineering (BE). Ketiganya memiliki karakteristik dan peluang karir yang sangat berbeda, sehingga mahasiswa perlu memahami apa yang sebenarnya ingin mereka tekuni. Melalui cerita para senior-senior Teknik Elektro UBAYA, mahasiswa mendapat gambaran nyata tentang lingkungan kerja di setiap bidang, proyek yang akan mereka hadapi, serta kompetensi yang harus disiapkan sejak awal.

KAPESIAN Day with TEUSIAN

Pada penutup acara KAPESIAN Day with TEUSIAN, para mahasiswa senior memberikan pesan singkat namun bermakna tentang bagaimana tetap bertahan di tengah tekanan dan bagaimana memanfaatkan peluang magang sebagai pintu masuk menuju karir masa depan. Mereka menyampaikan bahwa setiap pengalaman, baik menyenangkan maupun tidak, memiliki nilai pembelajaran yang tidak bisa digantikan oleh teori. Para peserta meninggalkan ruangan dengan motivasi baru, seolah mendapatkan gambaran nyata tentang perjalanan yang akan mereka tempuh. KAPESIAN Day with TEUSIAN pun menjadi salah satu kegiatan yang bukan hanya informatif, tetapi juga inspiratif bagi seluruh mahasiswa Teknik Elektro UBAYA. Jika Anda tertarik dengan acara ini, yuk ikuti acara Teknik Elektro UBAYA selanjutnya ya! Anda bisa follow instagram Teknik Elektro UBAYA untuk mengikuti informasi selanjutnya! Selain itu, daftarkan diri Anda di Teknik Elektro UBAYA melalui website ini!

Sampai jumpa di acara Teknik Elektro UBAYA!

The post KAPESIAN Day with TEUSIAN appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
78497
TEUS CB Sepeda Listrik https://te.ubaya.ac.id/teus-cb-sepeda-listrik/ Tue, 28 Oct 2025 07:01:45 +0000 https://te.ubaya.ac.id/?p=78483 Sepeda merupakan sarana transportasi beroda dua dan biasanya digunakan untuk sarana olahraga. Namun, seiring bertambahnya usia atau aktivitas fisik berat, sebagian pengguna akan merasa cepat lelah saat mengayuh sepeda, terutama ketika kondisi menanjak. Dengan kondisi ini banyak sekali orang akan memilih sepeda listrik agar memudahkan pengguna untuk mengayuh sepeda tanpa menggunakan tenaga. Akan tetapi, kemudahan […]

The post TEUS CB Sepeda Listrik appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
Sepeda merupakan sarana transportasi beroda dua dan biasanya digunakan untuk sarana olahraga. Namun, seiring bertambahnya usia atau aktivitas fisik berat, sebagian pengguna akan merasa cepat lelah saat mengayuh sepeda, terutama ketika kondisi menanjak. Dengan kondisi ini banyak sekali orang akan memilih sepeda listrik agar memudahkan pengguna untuk mengayuh sepeda tanpa menggunakan tenaga. Akan tetapi, kemudahan tersebut menghilangkan kemanfaatan utama ada sepeda, seperti aktivitas fisik yang dapat menyehatkan tubuh. TEUS CB Sepeda Listrik.

TEUS CB Sepeda Listrik

Memunculkan permasalahan tersebut, muncul gagasan untuk memecahkan masalah dengan cara menciptakan sistem sepeda listrik yang tetap memberikan sensasi berolahraga melalui kayuh pedal sepeda, tetapi ringan dan efisien apabila dikayuh dengan bantuan tenaga listrik. Melalui penelitian alumni mahasiswa Teknik Elektro Universitas Surabaya (UBAYA), Nur Al Manar Haji dengan dosen Hendi Wicaksono Agung, Ph.D. sebagai pembimbing I dan Yohanes Gunawan Yusuf, M.MT. sebagai dosen pembimbing II, merancang sebuah sepeda listrik roda tiga berbasis sistem kendali fuzzy logic. Dalam sistem ini, kayuhan pedal tidak hanya menjadi gerakan mekanis, tetapi juga menjadi input pengendali yang menentukan kecepatan motor listrik. Dengan rancangan sistem ini, pengguna dapat mengayuh sepeda untuk bergerak, namun beban kayuhan akan disesuaikan secara otomatis oleh mikrokontroler itu sendiri agar tetap ringan, terutama pada saat tanjakan. Dengan pendekatan Fuzzy Logic Control (FLC) sepeda mampu mempertahankan kecepatan dengan stabil meskipun beban dan kondisi lingkungan berubah.

TEUS CB Sepeda Listrik

Tujuan pada penelitian milik Nur Al Manar Haji adalah merancang sistem kontrol kecepatan sepeda roda tiga yang dapat mempertahankan kecepatan berdasarkan kayuhan pada pengguna itu sendiri. Agar tujuan tersebut tercapai, maka menggunakan salah satu alat yang dapat memodifikasi menjadi generator AC sehingga dapat mengeluarkan tegangan yang proporsional terhadap kecepatan kayuhan pengendara yaitu motor BLDC tipe Bafang BBS01B. Tegangan tersebut diserahkan melalui rangkaian penyearah (rectifier) kemudian tegangan tersebut diturunkan melalui rangkaian pembagi tegangan (voltage divider) supaya dapat dibaca oleh mikrokontroler, ESP32.

ESP32 ini berperan sebagai otak yang sangat penting di dalam suatu sistem kontrol. Mikrokontroler tersebut berfungsi untuk mengatur sinyal PWM (Pulse Width Modulation) untuk mengontrol motor hub 700 W sebagai penggerak utama roda sepeda. Dengan bantuan sensor Hall Effect yang terpasang pada motor, sistem tersebut dapat membaca kecepatan aktual pada roda dan mengirimkannya kembali ke ESP32. Kemudian data tersebut dapat diolah menggunakan FLC untuk menyesuaikan sinyal PWM, sehingga kecepatan pada roda sepeda dapat stabil meskipun ditambahkan oleh beban. Menariknya juga, di sistem sepeda ini menggunakan tiga roda agar tubuh lanjut usia (lansia) mudah menggunakan sepeda tersebut dengan stabil dan optimal.

Pada penelitian ini menggunakan metode penguji yang bertujuan untuk untuk mengetahui kinerja dan respons sistem kendali fuzzy logic terhadap berbagai kondisi nyata. Pengujian tersebut menggunakan variasi beban pada sepeda, yaitu 0 kg, 98 kg, 173 kg, dan 198 kg. Tidak hanya itu saja, serta mengamati bagaimana sistem mempertahankan kecepatan saat melalui jalan datar maupun menanjak. Ternyata pada hasil pengujian tersebut, sistem berbasis FLC menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan metode PID Control. Pada kondisi beban yang paling tertinggi, 198kg, sistem mampu memberikan rise time 3.7 detik, peak time 6.9 detik, dan settling time 16.3 detik.

Penelitian TEUS CB Sepeda Listrik menjadi langkah awal dalam mengembangkan konsep sepeda listrik pintar yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mendukung gaya hidup sehat. Dengan desain roda tiga yang stabil, sistem ini berpotensi digunakan oleh berbagai kalangan, termasuk lansia atau pengguna dengan mobilitas terbatas. Harapannya, pengembangan lebih lanjut dapat diarahkan pada integrasi fitur tambahan seperti monitoring kecepatan nirkabel, pelacakan lokasi, atau pengaturan adaptif berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk semakin meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna.

TEUS CB Sepeda Listrik

Apakah Anda ingin mengembangkan sistem ini? Di Teknik Elektro UBAYA memiliki tiga peminatan, yaitu: Intelligent Robotics (IR), Biomedical Engineering (BE), dan Renewable Energy (RE). Dengan ini, Anda bisa menyesuaikan peminatan Anda. Tunggu apa lagi? Yuk daftarkan diri Anda di website UBAYA!

Sampai jumpa di Teknik Elektro UBAYA!

The post TEUS CB Sepeda Listrik appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
78483
Kolaborasi Robot dan AI https://te.ubaya.ac.id/kolaborasi-robot-dan-ai/ Mon, 20 Oct 2025 06:17:59 +0000 https://te.ubaya.ac.id/?p=78476 Coba Anda bayangkan Kolaborasi Robot dan AI jika Anda pergi ke rumah sakit dan disambut oleh robot, bukan manusia! Dengan suara yang jelas, ramah, dan memiliki respon yang cepat, robot tersebut bisa siap membantu Anda untuk menentukan jadwal dokter, lokasi klinik, atau bahkan jam berkunjung pasien. Dan ternyata ada loh! Yang dibuat oleh Alumni mahasiswa […]

The post Kolaborasi Robot dan AI appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
Coba Anda bayangkan Kolaborasi Robot dan AI jika Anda pergi ke rumah sakit dan disambut oleh robot, bukan manusia! Dengan suara yang jelas, ramah, dan memiliki respon yang cepat, robot tersebut bisa siap membantu Anda untuk menentukan jadwal dokter, lokasi klinik, atau bahkan jam berkunjung pasien. Dan ternyata ada loh! Yang dibuat oleh Alumni mahasiswa Teknik Elektro Universitas Surabaya (UBAYA), Michael Octavio Witarmin, melalui Tugas Akhir berjudul Pengembangan Robot Percakapan dengan Dialogflow Natural Language Processing untuk Layanan Informasi Rumah Sakit. Melalui teknologi  yang canggih, robot ini tidak hanya mampu memahami bahasa dari manusia sendiri, melainkan dapat bergerak secara otomatis menghindari rintangan di sekitarnya. Kehadiran robot ini ini menjadi langkah nyata menuju transformasi digital di bidang pelayanan kesehatan yang lebih cepat, efisien, dan interaktif.

Kolaborasi Robot dan AI

Permasalahan latar belakang pada penelitian ini adalah adalah lamanya waktu pelayanan informasi pada rumah sakit akibat mengantri yang cukup lama dan proses administrasi yang terlalu kompleks. Pasien sering kali juga menunggu lamanya untuk menanyakan ke jadwal dokter, lokasi klinik, atau informasi umum lainnya. Dari kondisi tersebut muncullah suatu ide untuk menghadirkan solusi yang mampu melayani informasi menjadi lebih cepat dan efisien. Tidak jarang juga pasien lanjut usia (lansia) atau pengunjung baru merasa kebingungan saat mencari informasi, sementara petugas harus melayani banyak orang dalam waktu bersamaan. Robot percakapan menjadi pilihan ideal karena dapat melayani banyak pengguna secara bersamaan tanpa perlu menemui petugas rumah sakit secara langsung.

Kolaborasi Robot dan AI

Tujuan utama dari penelitian ini adalah menghadirkan solusi inovatif yang dapat melayani seluruh pasien di dalam rumah sakit dengan cepat dan tepat, sehingga pasien dapat memperoleh informasi dengan mudah melalui interaksi suara alami. Michael Octavio Witarmin, mengembangkan sebuah robot percakapan cerdas berbasis Dialogflow Natural Language Processing (NLP). Robot ini dirancang untuk agar mampu menjawab beberapa pertanyaan seputar rumah sakit, bisa dimulai dari jadwal dokter, letak klinik, hingga informasi obat di apotek. Dengan sistem ini, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelayanan rumah sakit sehingga pasien merasa nyaman dan puas atas pelayanan di rumah sakit atau memberikan pengalaman baru yang modern bagi para pengunjung.

Kolaborasi Robot dan AI

Cara kerja pada sistem ini adalah dimulai dari percakapan pasien secara langsung oleh robot melalui mikrofon yang terpasang di badan robot itu sendiri. Suara tersebut akan diterima oleh robot melalui speech recognition yang berfungsi untuk mengubah suara manusia menjadi teks digital. Beberapa teks tersebut yang berasal dari manusia akan dikirim ke Dialogflow, sebuah sistem NLP dari Google, untuk dianalisis makna dari teks tersebut. Dialogflow seperti “otak percakapan” yang berfungsi untuk memahami apa yang dimaksudkan oleh manusia jika bertanya kepada robot itu sendiri sehingga data tersebut akan dicocokkan dengan data yang ada di informasi rumah sakit. Setelah menemukan jawaban yang sesuai, sistem akan mengubah teks jawaban tersebut kembali menjadi suara melalui teknologi text-to-speech (TTS), sehingga robot dapat merespons dengan berbicara layaknya manusia. Dengan ini, seluruh pasien di rumah sakit dapat memahami apa yang dimaksudkan oleh robot itu sendiri.

Kolaborasi Robot dan AI

Seluruh proses komunikasi ini diatur oleh LattePanda V1, sebuah komputer mini yang berfungsi sebagai pusat kendali utama. Sementara itu, ESP32 sebagai mikrokontroler , digunakan untuk mengontrol sistem gerak robot, termasuk juga mengatur kecepatan roda dan arah roda juga. Menariknya juga, robot ini menggunakan sistem three-wheel omnidirectional drive, memungkinkan gerakan halus ke segala arah tanpa perlu berputar terlebih dahulu. Untuk memastikan keselamatan pada robot itu sendiri, robot dilengkapi dengan sensor LiDAR RPLiDAR A1M8 yang mampu mendeteksi objek dengan jarak delapan meter. Sensor ini dapat bekerja sama dengan algoritma PID control untuk menyesuaikan kecepatan roda jika ingin bergerak dan menghindari terjadinya tabrakan pada suatu objek.

Dengan perpaduan antara teknologi bahasa alami dari manusia dan sistem navigasi robot, Kolaborasi Robot dan AI, robot percakapan bukan sekedar memberikan informasi saja kepada pasien, tetapi sebagai simbol penerapan nyata AI dalam dunia pelayanan kesehatan masyarakat. Sistem ini juga dapat dikembangkan lebih lanjut oleh Mahasiswa Teknik Elektro UBAYA. Di Teknik Elektro UBAYA memiliki tiga peminatan, seperti Intelligent Robotics (IR), Biomedical Engineering (BE), dan Renewable Energy (RE). Apakah kamu tertarik juga untuk membuat proyek seperti ini? Yuk gabung dengan kami di Teknik Elektro UBAYA! Segera daftarkan diri Anda di website UBAYA ya!

See you in Teknik Elektro UBAYA!

The post Kolaborasi Robot dan AI appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
78476
Biomed UBAYA BENMAX Juara https://te.ubaya.ac.id/biomed-ubaya-benmax-juara/ Fri, 10 Oct 2025 05:09:52 +0000 https://te.ubaya.ac.id/?p=78462 Yeay… Biomed UBAYA BENMAX Juara. Kejuaraan ini merupakan momen yang sangat penting, dimana mahasiswa Biomedical Engineering (BE) Teknik Elektro Universitas Surabaya (UBAYA) berhasil meraih juara 2 di kompetisi Biomedical Engineering Smart Exhibition (BENMAX). Pencapaian ini tidak hanya hasil dari ketekunan mereka dalam riset dan inovasi dalam pembuatan teknologi alat medis, tetapi juga mewujudkan kolaborasi solid […]

The post Biomed UBAYA BENMAX Juara appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
Yeay… Biomed UBAYA BENMAX Juara. Kejuaraan ini merupakan momen yang sangat penting, dimana mahasiswa Biomedical Engineering (BE) Teknik Elektro Universitas Surabaya (UBAYA) berhasil meraih juara 2 di kompetisi Biomedical Engineering Smart Exhibition (BENMAX). Pencapaian ini tidak hanya hasil dari ketekunan mereka dalam riset dan inovasi dalam pembuatan teknologi alat medis, tetapi juga mewujudkan kolaborasi solid antaranggota tim yang memiliki keahlian bidang masing-masing. Selain itu juga, mereka tidak hanya menunjukkan kecanggihan alat yang telah dikembangkan oleh mereka, tetapi menunjukkan semangat yang pantang menyerah untuk menghadapi suatu permasalahan dalam menghadapi teknis dan waktu yang ketat. Keberhasilan ini membuktikan bahwa mahasiswa Teknik Elektro UBAYA memiliki potensi yang besar untuk berkontribusi mengembangkan alat teknologi kesehatan di masa depan.

Biomed UBAYA BENMAX Juara

Zizi, sebagai ketua tim, bersama dua rekannya Maya dan Felicia, membuat alat GERDmetric, berfungsi untuk mendeteksi Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) yang terintegrasi dengan berbasis Internet of Things (IoT) dan memiliki aplikasi yang mudah diakses oleh orang lain. Sementara itu, mereka dibantu oleh dosen pembimbing mereka, Bapak Hendi Wicaksono Agung, Ph.D., yang memberikan arahan mereka untuk proses perancangan hingga pengujian pada alat. Berkat dukungan dari beliau, tim mampu menyempurnakan konsep GERDmetric agar lebih akurat, presisi, dan berguna bagi masyarakat di masa depan. Alat ini memiliki dua sensor, yaitu sensor gas dan sensor pH sehingga dapat mendeteksi apakah pasien atau orang lain mengalami GERD atau tidak. Sensor gas ini bekerja ketika ada tiupan dari pasien mendekati dengan sensornya sendiri dan hasilnya akan tertampil di layar atau di HP pengguna. Selain itu, cara kerja sensor pH adalah pasien mengeluarkan setetes air liur dan di taruh di suatu wadah, lalu sensor pH akan mengetes air liur pasien apakah baik atau tidak. Tidak hanya itu juga, alat tersebut juga terdapat tombol darurat (emergency button) ketika pasien tersebut terjadi apa-apa yang tidak diinginkan, sehingga memberikan lapisan keamanan tambahan bagi pengguna.

Biomed UBAYA BENMAX Juara

Menariknya, GERDmetric juga memiliki memiliki kisah menarik di balik pembuatannya. Awal mulanya, di mata kuliah Desain Produk Elektronika (DPE) mahasiswa Teknik Elektro UBAYA diminta untuk membuat sebuah produk yang dapat mengatasi sebuah permasalahan yang ada di masyarakat dan hasil karya mereka akan dipamerkan melalui acara TEUS Day 2025. Awal mulanya, Zizi dan Maya masih memikirkan ide yang relevan dan berdampak nyata, namun belum menemukan arah yang jelas. Akan tetapi, Maya mendapatkan kabar bahwa salah satu temannya harus dirawat di rumah sakit akibat penyakit GERD yang dideritanya. Kejadian itu menjadi penentuan awal mulanya alat GERDmetric tercipta. Maya sendiri menjadi prihatin melihat temannya yang harus dibawa ke rumah sakit akibat penyakit GERD. Dari peristiwa itu, muncul dorongan yang kuat untuk membuat alat yang dapat membantu penderita GERD memantau kondisi tubuh secara lebih mudah dan akurat. Sayangnya, di acara TEUS Day 2025 mereka gagal untuk meraih Karya Terfavorit dan Karya Terbaik. Namun, mereka tidak menjadikan hal itu sebagai akhir dari perjuangan. Melainkan kegagalan tersebut menjadi motivasi mereka untuk memperbaiki kekurangan dan menyempurnakan alat GERDmetric. Setelah itu, Felicia ikut serta membuat sebuah alat GERDmetric. Pada akhirnya, mereka berhasil meraih Juara 2 dan juga Juara Favorit di lomba BENMAX 2025, sebuah pencapaian yang menjadi bukti bahwa usaha mereka tidaklah sia-sia. Perjalanan yang panjang dimulai dari pencarian ide, proses pengembangan, hingga perbaikan berulang kali akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan.

Biomed UBAYA BENMAX Juara

Hebatnya, mereka berpresentasi dengan sangat lancar dan meyakinkan di depan para juri. Zizi memberikan tips and trick untuk lebih berani untuk berbicara kepada mahasiswa lain agar lebih berani berbicara di depan umum. “Banyak latihan berbicara ketika menjelaskan di kelas maupun dosen pembimbing. Sebab banyak sekali orang-orang yang menyepelekan jika ada tugas presentasi di kelas…” kata Zizi. Menurutnya, latihan berbicara tidak selalu dilakukan di panggung besar, melainkan dapat menjelaskan di depan cermin yang bisa menjadi latihan lebih efektif.

Zizi, Maya, dan Felicia menyampaikan bahwa untuk menjadi juara 2 bukanlah hal yang instan, melainkan hasil dari proses panjang yang penuh tantangan atau hambatan. Seperti contoh, GERDmetric tersebut tiba-tiba error ketika ingin alat ingin dijalankan. Akan tetapi, mereka tetap mengerjakan dengan tenang dan berusaha mencari sumber masalah dengan teliti. Dengan kerja sama yang baik dan komunikasi yang solid, mereka berhasil memperbaiki alat tersebut sebelum memulai presentasi. Mahasiswa Teknik Elektro UBAYA dapat berkesempatan untuk mengikuti lomba dan kompetisi di bidang teknologi, inovasi, dan penelitian. Selain itu juga, mengikuti kegiatan kompetisi juga menjadi wadah untuk kedepannya agar mahasiswa dapat meningkatkan critical thinking atau ide cemerlang untuk masyarakat. Di Teknik Elektro UBAYA memiliki tiga peminatan, seperti Intelligent Robotics (IR), Biomedical Engineering (BE), dan Renewable Energy (RE). Dengan ini mereka juga mendapatkan dukungan dosen pembimbing dan fasilitas kampus sehingga mereka dapat menciptakan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat. Jadi tunggu apa lagi? Apakah kamu tertarik untuk menjadi pemenang seperti Zizi, Maya, dan Felicia? Seperti Biomed UBAYA BENMAX Juara. Yuk, buruan gabung dengan kami di Teknik Elektro UBAYA!

Sampai jumpa di Teknik Elektro UBAYA!

The post Biomed UBAYA BENMAX Juara appeared first on Teknik Elektro Universitas Surabaya.

]]>
78462